TEKNOLOGI,TIMELINES1.COM- Seiring majunya teknologi membuat tindak kejahatan siber juga kian terbuka, terlebih kini siapa orang di dunia saat ini tak mengakses internet baik untuk pekerjaan, bermain game hingga ibu rumah tangga pun banyak yang menggunakan internet untuk berbelanja dapur.

Saat ini sedang marak link palsu berupa undangan pernikahan, sebagai modus baru mengambil identitas korbannya untuk mengeruk isi saldo mereka.

Dilansir dari Infokomputer.grid.id, berikut ini lima cara penjahat siber mengambil informasi pribadi kamu.

1. Phishing

Ini memang salah satu metode pengumpulan kredensial (seperti password) yang sebagian besar mengandalkan kesalahan manusia.

Ratusan situs phishing, dibantu oleh ribuan email yang mengarah ke sana, muncul setiap hari. Namun, jika Anda berpikir bahwa tidak akan pernah tertipu oleh phishing — Anda salah.

Metode ini hampir setua usia internet yang kita gunakan sekarang, sehingga penjahat siber memiliki banyak waktu untuk mengembangkan berbagai trik rekayasa sosial dan taktik penyamaran.

Bahkan para profesional terkadang tidak dapat membedakan email phishing dari yang asli secara sekilas.

2. Malware

Cara umum lainnya untuk mencuri kredensial Anda adalah dengan malware. Menurut statistik Kaspersky, sebagian besar malware aktif terdiri dari pencuri Trojan, yang tujuan utamanya adalah menunggu hingga pengguna masuk ke beberapa situs atau layanan, dan menyalin kata sandi mereka dan mengirimkannya kembali ke pembuatnya.

Jika tidak menggunakan solusi keamanan, Trojan dapat bersembunyi di komputer tanpa terdeteksi selama bertahun-tahun Anda tidak akan tahu bahwa ada sesuatu yang salah, karena tidak menyebabkan kerusakan yang terlihat, cukup dengan melakukan tugasnya secara diam-diam.

Dan faktanya, Trojan Stealer bukan satu-satunya malware yang memburu password. Terkadang penjahat siber menyuntikkan skimmer web di situs dan mencuri apa pun yang dimasukkan oleh pengguna, termasuk kredensial, nama, detail kartu pembayaran, dan sebagainya.