Oleh: Agustian Deny Ardiansyah, S.Pd

FEATURE, TIMELINES.ID — Setiap guru memiliki pengorbanan yang berbeda dalam menghayati profesinya.

Ada orang bilang, guru merupakan profesi yang tidak memiliki kompetensi.

Sebab semua orang bisa menjadi guru, sedang guru belum tentu bisa menerbangkan sebuah pesawat atau menjalankan sebuah kereta.

Namun kebanyakan orang lupa siapa yang menjadikanya seorang pilot atau seorang masinis? Ia adalah guru yang katanya tidak memiliki kompetensi.

Nilai-nilai yang guru berikan pada setiap profesi di dunia itu bukan muncul begitu saja.

Setiap proses harus dilalui seseorang untuk menjadi ahli di bidang tertentu, SD, SMP, SMA, perguruan tinggi semua itu ada guru yang menemani.

Jadi tak usah sombong mengatakan guru adalah profesi yang tidak memiliki kompetensi.

Guru mengorbankan waktu dan tenaga hanya untuk datang lebih awal dari murid-muridnya untuk menyakinkan bahwa dirinya bisa menjadi teladan (kepribadian).

Guru harus memiliki penguasaan dalam membawakan pembelajaran sehingga potensi setiap siswa bisa berkembang (pedagogik)

Guru harus mampu menguasai apa yang menjadi materinya dan memastikan apa yang diberikan adalah yang terbaik (profesional).

Guru juga harus mampu bergaul dengan siapapun dengan tetap menjaga marwahnya sebagai guru baik di kelas, sekolah dan masyarakat (sosial).

Begitu sempurna guru harus menjaga itu semua untuk memberi yang terbaik bagi siswa.

Agar apa yang dimiliki siswa bisa berkembang dan maksimal untuk mengisi suatu kekosongan posisi dalam peradaban di masa depan.