BANGKA, TIMELINES.ID — Kumbang (12) bukan nama sebenarnya, korban dugaan pencabulan di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka saat ini mengalami depresi berat.

Kumbang saat ini rutin menjalani therapy psikiater di RSJ Sungailiat berikut N (46) Ibu korban yang mengalami depresi atas kisah pilu yang dialami Kumbang selama kurun waktu satu tahun saat mondok di salah satu pondok pesantren ini.

Ketua Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LPPA) Nurmala Dewi kepada timelines.id Senin (12/2/2024) saat mendampingi ibu korban menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polres Bangka mengatakan dirinya baru bertemu keluarga korban setelah dikenali oleh pihak kejaksaan.

“Orang tua korban ini dikasih nomor telepon saya oleh pihak kejaksaan dan Ibunya mendatangi saya untuk minta pendampingan dan menurut saya kasus ini memang harus dikawal,” kata Nurmala Dewi.

Setelah berkoordinasi dengan Unit PPA Polres Bangka Senin pagi, dirinya pun mendampingi keluarga korban untuk menjalani pemeriksaan BAP.

“Alhamdulillah hari ini laporannya sudah direspon dan sedang di BAP juga. Bagiamana pun kasus ini harus dilanjutkan agar korban dan keluarganya lega,” katanya.

Menurut Nurmala Dewi dalam kasus ini pihaknya akan mengawal kasus ini hingga ada kejelasan hukum pelaku mendapat rehabilitasi agar tidak mengulangi perbuatannya.