Belum lagi, cemaran udara atau logam berat bisa membuat pH air menjadi asam. Mengonsumsi air dengan pH yang asam bisa menimbulkan keracunan.

Selain itu, pH rendah pada air juga bisa mencegah penyerapan kalsium yang berdampak pada pengeroposan tulang serta pengikisan enamel gigi sehingga menyebabkan gigi berlubang.

Pengolahan Air Hujan agar Bisa Diminum

Agar air hujan bisa diminum, sebagian orang akan merebusnya untuk mematikan virus atau bakteri. Namun, cara ini tidak efektif jika air hujan mengandung polutan atau logam berat, ya. Air yang sudah tercemar polusi dan logam harus melalui proses tertentu sebelum dinyatakan layak konsumsi.

Proses ini melewati beberapa tahapan, yaitu penyaringan, pemusnahan bakteri patogen dengan bahan kimia (disinfeksi), dan uji laboratorium. Setelah dipastikan bebas kontaminan dan logam berat, barulah air hujan yang dikumpulkan tersebut bisa benar-benar dikonsumsi.

Baca Juga  Dinilai Tidak Profesional, Kemenag Minta Otoritas Arab Saudi Periksan Manajemen Saudia Airlines

Bila proses pengolahan air ini tidak dilakukan, jangan sekali-kali mengonsumsi air hujan, ya. Namun, kamu tetap bisa kok, menggunakan air hujan untuk mencuci baju atau menyiram tanaman.

Bagaimana kalau tidak sengaja tertelan air hujan? Hal tersebut tidak menjadi masalah, yang penting setelah kehujanan, segera ganti pakaian dan hangatkan tubuh dengan mengonsumsi minuman hangat. Perbanyak pula minum air putih untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi sehingga terhindar dari penyakit.

Itulah jawaban dari pertanyaan apakah air hujan bisa diminum. Jika setelah menelan air hujan kamu mengalami gangguan pencernaan, seperti diare, mual, atau muntah, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.(Dilansir dari Alodokter.com)