Timelines.id

Media Literasi, Sejarah & Budaya

Selasa, 21 Juli 2026
Asmara sekolah? Kisahnya memang sedikit kalbu Namun tak membuat hal itu berdebu Dimana hati yang kian menggebu Kini tengah menggumpal menjadi satu Aku tertegun dengan dirinya yang begitu sempurna Dengan senyuman merekah yang ia punya Tanpa celah, membuat ia tampak begitu indah Hingga mampu membuat ku terpesona Ternyata seperti ini ya rasanya? Jatuh cinta pada manusia lengkara yang sulit digapai Namun mungkin inilah sebuah meraki Yang ku pikir hanya sebatas angan mendapati Aku begitu senang melihatnya dalam diam Karna hal itu bisa membawa ku ke dalam rasa yang begitu niskala Dengan sejuta rasa yang aku miliki sekarang Kini mampu membuat ku seindah sandykala yang tenang di ujung saujana

Manusia Lengkara

Karya: Tria Olivia Asmara sekolah? Kisahnya memang sedikit kalbu Namun tak membuat hal itu berdebu Di mana hati yang kian menggebu Kini tengah
Panggilan-Mu

Panggilan-Mu

Karya: Anak Bawang Entah pada halaman ke berapa Entah pada lembar ke berapa Entah pada buku yang

81 Tahun dalam Belenggu Korupsi

Oleh: Heru Sudrajat Delapan puluh satu tahun, kita merdeka Berpijak di tanah kebebasan Tanah tumpah
Pendosa yang Merindukan Tuhan

Pendosa yang Merindukan Tuhan

Karya: Dimas Aditya — Siswa SMPN 4
Simfoni Sunyi Aluna

Simfoni Sunyi Aluna

Karya: Nazira — Siswa SMAN 3 Toboali Aku sering melihat kebahagiaan mereka. Teman-temanku
Fatamorgana di Ujung Antrean

Fatamorgana di Ujung Antrean

Oleh: Hening Cahaya Kemarau kali ini Panasnya tidak ketulungan Pada jalan jalan kota Mabuk kepayang
Rintihan Garuda

Rintihan Garuda

Oleh: Sang Peramu Aksara Lihatlah sayapku! Amati tubuhku…yang dulu katamu gagah! Cermati
Denger Usa Denger

Denger Usa Nginger

Pantun Pembuka Acara (Bagian V) Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang Sang Usang: ”Asam tomat
Di Balik Diam

Di Balik Diam

Karya: Desi Kurnia — Siswa SMAN 3 Toboali Aku simpan kata di sela napas Tentang rindu yang
Cakrawala Dua Doa

Cakrawala Dua Doa

Karya: Dicky — Siswa SMAN 3 Toboali Kita bertaut dalam rindu Namun terbelah oleh kiblat
Syair Garuda dalam Sangkar

Syair Garuda dalam Sangkar

Karya: Sukma Wijaya Piala Dunia tegak berseri, Rakyat bermimpi siang dan pagi, Namun harapan
Di Balik Jeda Lidah Fana

Di Balik Jeda Lidah Fana

Oleh: Muhammad Faiq Elfaruq Kala riuh dunia melontarkan aksara yang menyayat Menikam sunyi mencari
Pengembel

Pengembel

Oleh: Iyek Aghnia Matahari lah di atas kepala saat Matkembel dan kawan-kawannya kecaleb di jalanan
Amanah Usai

Amanah Usai

Oleh: Yudha Adinata Terima kasih untuk kisah yang pernah dirangkai bersama Mungkin ini paragraf
Bom Waktu,

Bom Waktu

Oleh: Sang Peramu Aksara (Agus Bachtiar K) Kudengar tiap waktu, suara didih terdengar merdu. Guruh,
Sudah ditampilkan semua