Dari 16 alat perlengkapan tersebut ada 2 alat yang sudah tidak bisa digunakan, yakni mobil satelit atau mobil komunikasi itu providernya yang hanya bisa digunakan saat terkoneksi langsung dan booth amfibi yang rusak karena peralatan yang dibutuhkan haris langsung dibeli 1 set dari mesin sampai kemudinya.

“Dan alat perlengkapan kebencanaan yang disiapkan BPBD Babel ada enam alat yakni mobil crane, mobil serba guna dan mobil minibus serta beberapa kendaraan roda dua,” terang mantan sekretaris DPRD Pangkalpinang ini.

Mikron menambahkan, selain Pangkalpinang kabupaten lain seperti Bangka Barat juga berisiko bencana yang disebabkan oleh sedimentasi tinggi seperti di Kampung Ulu dan Desa Cupat.

“Untuk daerah lain itu karena sedimentasi yang tinggi, dimana area serapan air dipergunakan untuk tambak udang dan adanya aktivitas tambang timah,” ujarnya. (**)

Baca Juga  Pj Gubernur Resmi Lantik Mikron Antariksa sebagai Pj Bupati Belitung