Jangan Asal Ini Cara Membersihkan Kuman di Peralatan Rumah
Namun, pastikan spons dalam keadaan basah sebelum memanaskannya agar tidak terbakar di dalam microwave.
3. Bak mandi
Beragam jenis kuman, seperti bakteri, jamur, dan protozoa, dapat bertahan hidup di tempat penampungan air, seperti bak mandi, dan menyebabkan dindingnya menjadi licin.
Jika digunakan, air bak mandi yang telah terkontaminasi kuman tersebut bisa menyebabkan terjadinya masalah kesehatan, seperti iritasi kulit, iritasi mata, atau bahkan diare saat tidak sengaja terminum. Bak mandi yang jarang dibersihkan juga bisa menjadi sarana nyamuk demam berdarah untuk berkembang biak.
Oleh karena itu, Anda disarankan membersihkan bak mandi dengan cara mengurasnya seminggu sekali. Bila perlu, gunakan juga cairan disinfektan untuk menyikat dinding bak mandi agar lebih bersih.
4. Mesin cuci
Benda di rumah selanjutnya yang kerap terlewat untuk dibersihkan adalah mesin cuci. Tak jarang mesin cuci langsung dimatikan setelah selesai digunakan. Padahal, kebiasaan tersebut dapat membuat mesin cuci menjadi tempat kuman berkembang biak.
Untuk mencegah hal tersebut, bersihkan dinding bagian dalam mesin cuci dengan lap yang telah diberikan cairan disinfektan setiap kali selesai digunakan.
Bila memungkinkan, gunakan juga air hangat untuk mencuci baju di dalam mesin cuci. Tak hanya menjaga mesin cuci tetap bersih, penggunaan air hangat juga dianggap lebih efektif untuk membunuh kuman yang menempel di pakaian kotor.
Saat membersihkan benda-benda di atas, Anda disarankan menggunakan masker untuk mencegah terhirupnya debu atau kuman ke dalam mulut dan hidung. Anda juga harus mencuci tangan dengan sabun setelah membersihkan rumah guna mencegah risiko berpindahnya kuman dari tangan ke dalam mulut.
Namun, jika Anda mengalami keluhan setelah membersihkan rumah dari kuman, seperti bersin, hidung tersumbat, mata bengkak, tenggorokan terasa gatal, atau mengi, periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.(Dilansir dari Alodokter.com)
