“Pelajari betul siapa yang berinteraksi di media sosial,” ujarnya.

Sikap tersebut, lanjut Trunoyudho, agar masyarakat tidak mudah teperdaya dengan bujuk rayu pelaku love scamming. yang meminta barang atau uang kepada orang yang baru dikenal.

“Dan kemudian jangan sampai terpedaya, dan apalagi sampai menyerahkan benda atau barang, materiil, ataupun finansial kepada orang yang memang belum kita ketahui,” tuturnya. (**)

Baca Juga  Ini Fakta Pengungkapan Kasus Penjualan Ginjal ke Kamboja