Kolam Retensi di Kampung Ulu Tak Maksimal Atasi Banjir, Begini Strategi Pemprov Babel
“Jadi karena sedimen, awalnya dalam menjadi dangkal. Kita lihat airnya keruh itu kan sedimen jadi rencananya tahun ini kita gali lagi pendalaman kolamnya.
Banjir memang tidak dapat diprediksi, apalagi bila curah hujan tinggi dan air laut di hilir sedang pasang,” katanya.
Lahan serta vegetasi pada bagian hilir juga mempengaruhi bencana alam banjir tersebut. Kembali kepada proyek kolam tersebut, dia mengatakan kalau ini belum selesai. Lanjutan proyek ini akan kembali dilaksanakan dari bulan April hingga Desember 2024 nanti.
“Belum selesai tahun 2023 kemarin, itu masih ada lanjutan lagi, jadi memang belum final seperti yang ada saat ini. Jadi, tahap selanjutnya rencananya bulan April tahun 2024 kembali jalan dan targetnya selesai akhir tahun. Itu anggarannya 3,8 miliar,” katanya.
