“Kalau bisa kami minta jangan banjir lagi di sini, pokoknya begitu saja. Sebab hari Senin kemaren dua kali kita kena banjir, mudah-mudahan masalah banjir ini cepat diatasi, terutama tambang-tambang yang merusak aliran sungai,” jelasnya.

Sebelumnya, pasca sempat mangkrak setelah dikerjakan oleh PT Hersa Sukses Mandiri pada tahun 2021 lalu dan menelan dana senilai Rp12 miliar lebih, proyek kolam retensi yang berada di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok kembali berlanjut.

Bedanya, di tahun 2023 ini, proyek yang dibangun guna mengatasi bencana alam banjir tahunan di kawasan Kampung Ulu dan Pasar Mentok itu hanya menelan dana senilai Rp6,8 miliar lebih. Dan didanai melalui APBD Bangka Belitung (Babel) Tahun 2023.

Baca Juga  Antisipasi Banjir dan Wabah Penyakit, Ini Langkah Konkret Pemkab Bangka Barat  

Setelah dimulai pada 4 April 2023 lalu, progres kegiatan pembangunan polder atau kolam retensi yang dikerjakan CV Bangun Caka telah mencapai angka 95,1 persen. Artinya, proyek yang dikerjakan selama 240 hari kalender itu sudah tidak lama lagi selesai pengerjaannya.

Demikian dikatakan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (Kadis PUPRPR dan Perkim) Babel Jantani Ali melalui Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Yuniar Irwansyah.

“Untuk sisa 4 persen lebih itu dari yang saya terima tinggal pekerjaan pasang batu, cor beton dan mercu. Jadi untuk kegiatan tahun ini di kolam retensi itu secara keseluruhan memasang batu, pintu, cor beton ke mercu dan lainnya,” ujarnya, Jumat (24/11/2023) pagi.(**)

Baca Juga  Ulah Bejat Ayah Tiri di Tempilang, 18 Kali Setubuhi Anak Perempuannya