Ditambahkan, hujan abu vulkanik akibat erupsi Merapi di Boyolali ada yang intensitasnya sedang dan ada pula yang ringan atau tipis. Suratno mengatakan di wilayah Boyolali hujan abu langsung disapu hujan air. Sehingga, aktivitas masyarakat tidak terganggu secara signifikan. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada namun tidak perlu panik.

“Fenomena ini tidak perlu disikapi secara berlebihan, semuanya tetap aman terkendali. Apabila ada perubahan informasi yang perlu disampaikan terkait aktivitas Merapi, segera kami ikuti dan diambil langkah sebagaimana mestinya,” ungkapnya.

Dampak hujan abu akibat erupsi Gunung Merapi pada Minggu siang berdampak sampai ke kawasan Boyolali kota atau Kecamatan Boyolali. Hujan abu terlihat di kawasan barat Surowedanan, Kecamatan Boyolali, tepatnya setelah arah papan Jalur Solo-Selo-Borobudur. (**)

Baca Juga  UNY Pimpin Kolaborasi Internasional Penulisan Artikel Ilmiah Bersama Akademisi dari Kazakhstan dan Uzbekistan