Selain itu DAK pengairan yang di PU tahun ini juga tidak ada, padahal itu penting untuk pengaliran sawah-sawah dan yang harus kita benahi juga jalur irigasi di Serdang itu, tapi beberapa DAK lainnya juga tidak ada, DAK di bidang pendidikan juga banyak berkurang.

“Karena banyaknya pengurangan ini belanja barang dan jasa kita efisienkan, beberapa belanja modal kita hentikan di tahun ini dan akan dilanjutkan jika ada perkembangan lain di tahun 2025. Belanja fisik juga kita kurangkan kecuali untuk pemeliharaan dan pemulihan jalan dan itu tidak banyak karena anggarannya sedikit,” ujarnya.

Fery menambahkan setelah dihantam COVID-19, hingga saat ini banyak sektor yang belum melakukan evaluasi sehingga banyak yang harus dinilai dan forward kembali.

Baca Juga  Malam ini Polda Babel dan Jajaran Gelar Nobar Laga Semifinal Timnas Indonesia U-23 Vs Uzbekistan

Oleh sebab itu rencana pembangunan di Babel untuk tahun 2024 ini di susun berdasarkan tema yang ditetapkan di 2023 kemarin yakni ekonomi sustainable atau keberlanjutan ekonomi dan demokrasi Pemilu.

“Jadi untuk pembangunan kita akan fokus di 2025 setelah Pemilu selesai, dan itu sesuai di RPJMD tahun 2025,” tutupnya.*