9 Penyebab Penglihatan Kabur dan Cara Mengatasinya
Glaukoma adalah gangguan mata yang terjadi ketika ada kerusakan pada saraf optik. Kondisi ini biasanya tidak menimbulkan gejala di tahap awal, namun seiring berkembangnya penyakit dapat menimbulkan sejumlah gejala mendadak, seperti penglihatan kabur hingga kebutaan.
Terdapat dua jenis glaukoma, yaitu glaukoma sudut terbuka (saluran pengalir aqueous humour tersumbat sebagian) dan glaukoma sudut tertutup (saluran pengalir aqueous humour tersumbat sepenuhnya). Selain penglihatan kabur, kondisi ini juga disertai dengan gejala lain, seperti nyeri kepala, sakit mata, pusing, mual, dan muntah.
6. Penyakit Diabetes
Mata kabur tidak selalu disebabkan oleh gangguan pada mata secara langsung. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh penyakit diabetes. Pasalnya, penderita diabetes mempunyai kadar gula darah yang tinggi, di mana hal tersebut dapat memicu berbagai masalah kesehatan di beberapa bagian tubuh, termasuk penglihatan.
Penglihatan kabur dapat terjadi pada penderita diabetes yang mengalami retinopati diabetik, yaitu salah satu komplikasi diabetes yang ditandai dengan kerusakan di retina. Pada kondisi yang lebih serius, kondisi ini dapat berkembang menjadi edema atau pembengkakan makula yang dapat menyebabkan mata menjadi buram.
7. Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko sejumlah penyakit serius, seperti stroke.
Namun tidak hanya itu, ternyata hipertensi juga berpengaruh terhadap terjadinya stroke kecil pada mata atau oklusi vena. Kondisi ini biasanya menyebabkan penglihatan kabur di sisi mata yang terdampak.
8. Gangguan Saraf dan Pembuluh Darah
Sejumlah kondisi saraf dan pembuluh darah juga dapat menyebabkan sakit kepala dan pandangan kabur. Beberapa kondisi saraf dan pembuluh darah yang berkaitan dengan gangguan penglihatan adalah cedera kepala, pecahnya pembuluh darah, stroke, serta tumor otak.
9. Migrain
Migrain atau sakit kepala sebelah adalah gangguan saraf yang dapat menyebabkan penglihatan kabur dan sensitif terhadap cahaya. Gejala tersebut biasanya muncul sebelum migrain dimulai dan berlangsung hingga migrain berakhir. Gejala yang muncul sebelum migrain disebut juga dengan aura.
Selain penglihatan kabur, migrain juga dapat menyebabkan sejumlah aura lain, seperti kehilangan penglihatan sebagian atau keseluruhan sementara waktu (biasanya 30 menit), melihat kilatan cahaya, serta muncul garis atau bintik bergelombang pada pandangan.
Cara Mengatasi Penglihatan Kabur
Cara mengatasi penglihatan kabur akan disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Misalnya, jika disebabkan oleh gangguan mata retraktif, dokter akan melakukan pemeriksaan ketajaman mata dan memberikan resep kacamata yang sesuai kondisi mata.
Sementara itu, bila mata buram disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti diabetes, migrain, atau gangguan saraf lain, dokter akan melakukan pengobatan untuk mengatasi kondisi yang mendasarinya tersebut.
Jika Anda mengalami penglihatan kabur, segera konsultasikan dengan dokter agar bisa mendapatkan diagnosis secara akurat. Dengan begitu, dokter pun bisa memberikan saran perawatan yang tepat.(Dilansir dari Siloamhospitals.com)
