Bersihkan Telinga Menggunakan Cotton Bud Apakah Aman?
B. Gendang Telinga Pecah
Membersihkan telinga dengan cara yang terlalu keras menggunakan cotton bud juga berisiko menyebabkan gendang telinga pecah. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri yang cukup parah hingga membuat telinga mengeluarkan cairan bening.
Dalam beberapa kasus, gendang telinga pecah dapat sembuh dan membaik dengan sendirinya. Namun, proses pemulihan gendang telinga pecah bisa saja memerlukan waktu yang lama. Bahkan pada kasus yang lebih parah, kondisi ini bisa memicu terjadinya tuli konduktif.
Cara Membersihkan Telinga yang Aman
Apabila kotoran telinga telah menumpuk dan mengganggu fungsi pendengaran, terdapat dua cara membersihkan telinga yang aman dan direkomendasikan, yaitu menggunakan obat tetes telinga dan mengunjungi dokter spesialis THT. Berikut masing-masing penjelasannya.
1. Menggunakan Obat Tetes Telinga
Cara pertama yang bisa dilakukan untuk membersihkan telinga dengan aman adalah menggunakan obat tetes telinga yang mengandung hidrogen peroksida. Larutan ini dapat membantu melunakkan gumpalan serumen, sehingga serumen akan lebih mudah untuk dikeluarkan dari saluran telinga.
Selain obat tetes telinga, Anda dapat meneteskan minyak zaitun atau baby oil ke dalam saluran telinga untuk melunakkan kotoran telinga. Namun, cara ini cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk melunakkan serumen jika dibandingkan dengan obat tetes telinga.
Bila serumen sudah terlihat sedikit atau sudah keluar dan berada di pinggir liang telinga, Anda dapat membersihkan serumen tersebut dengan menggunakan tisu atau lap bersih.
2. Mengunjungi Dokter Spesialis THT
Apabila cara di atas belum ampuh dalam membersihkan telinga Anda atau muncul rasa tidak nyaman di telinga, telinga berdenging, hingga penurunan pendengaran, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis THT untuk mendapatkan perawatan telinga yang tepat. Dokter dapat menggunakan suction, yaitu alat sedot khusus untuk mengeluarkan serumen dari kotoran telinga.(DIlansir dari Siloamhospitals.com)
