Lusje membeberkan kalau kestabilan harga tiket mempengaruhi angka inflasi di Pangkalpinang.

“Jadi, kalau misalkan harga tiketnya di bawah 1 Juta saja, maka kestabilan harga itu akan menentukan artinya indikator untuk inflasi sistem penerbangan itu menjadi tidak ada, dan saat ini target inflasi Pangkalpinang di bawah rata-rata dari provinsi yakni 2,6 persen dan Bangka Belitung pada kisaran 3,1 Persen,” katanya.

Sementara itu, Direktur Operasi Batik Air, Bendri Mardras menyebutkan penerbangan Batik Air untuk saat ini hanya 1 kali dalam sehari. Akan tetapi jika diperlukan seperti saat perayaan hari besar contohnya Imlek maka tidak menutup kemungkinan ada penambahan jadwal penerbangan.

“Harga di maskapai Batik mulai dari harga 800 ribuan, dan soal target untuk saat ini melihat indikasi kebutuhan atau pertumbuhan penumpang, jadi kalau memungkinkan kami untuk menambah frekuensi penerbangan maka akan kami lakukan,” tambahnya. (**)

Baca Juga  Ini Penyakit yang Menyebabkan Nico Plamonia Utama Meninggal