Tim SAR bergerak menuju lokasi menggunakan kapal Rigid Inflatable Boat 04 Tanjung Pandan pada Sabtu (27/1/2024) pukul 05.30 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang I Made Oka Astawa, S.H.,M.Si mengungkapkan, “Malam tadi kami menerima informasi kapal mati mesin yakni kapal Symphony One berbendera Singapura berjenis kapal speed boat dengan rute Bali ke Singapura dan terdapat pob 5 orang,” jelas I Made Oka.

“Saat ini Basarnas telah melakukan e-broadcast dan memberangkatkan Tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescue Unit Siaga SAR Tanjung pandan serta Pos SAR Belitung, Polairud Polda Babel, TNI AL,  SROP Tanjung Pandan, KSOP Tanjung Pandan dan nelayan menuju lokasi untuk mengevakuasi para korban,” ungkapnya.

Baca Juga  Ketua Apdesi Nilai BSB Kurang Berinovasi: Perangkat Desa Bateng Sulit Bertransaksi

Upaya proses evakuasi, kata Oka Astawa, Tim SAR Gabungan juga turut dibantu alut milik nelayan berupa Kapal KM Sebalong agar mempermudah proses evakuasi penarikan terhadap speed boat yang memiliki panjang 29 meter ke dermaga pelabuhan Tanjung Pandan.

Pada pukul 11.31 WIB, Tim SAR Gabungan mendapatkan informasi dari nahkoda Speed Boat Symphony One bahwa kendala mereka sudah teratasi dan mereka mengucapkan terima kasih kepada tim SAR Gabungan atas respon yang cepat dalam membantu dan merespon proses penyelamatan terhadap mereka.

“Dengan berhasil dan pulihnya kondisi kerusakaan yang dialamai Speed Boat Symphony One serta seluruh kru dinyatakan selamat, maka operasi SAR Gabungan resmi ditutup dan unsur yang ikut membantu dikembalikan kesatuan masing-masing,” tutup Oka Astawa.

Baca Juga  Seorang Pemuda Hilang di Perairan Teluk Limau, Diduga Terjatuh saat Menarik Ponton