“Data base yang ada di dalam siskeudes nantinya akan di sandingkan kedalam aplikasi siswaskeudes sehingga nanti mempermudah tim Apip di daerah melakukan pengawasan atau pemeriksaan laporan keuangan desa melalui Siswaskeudes,” ujarnya.

Dengan begitu, lanjut dia, seluruh anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBDes) sudah ada di dalam siskeudes. Dikarenakan data base pada aplikasi siswaskeudes yang berbasis data ada di siskeudes tersebut dapat dibuka melalui aplikasi siswaskeudes.

“Kami juga tetap melihat pada aplikasi tersebut apa saja objek yang sudah diinput. Apakah itu sudah cukup dilakukan pengawasan,” katanya.

Kendati demikian, kata dia, apabila selama mengakses aplikasi siswaskeudes ini terdapat masalah jaringan, perbaikan aplikasi, atau operator yang belum bisa mengoperasikan aplikasi, maka bisa dilakukan dengan cara manual lalu tim Apip akan turun ke desa-desa.

Baca Juga  Polres Ungkap Dugaan Tipikor di Tiga Desa di Bangka Selatan, Uang Rp241 Juta Dikembalikan

“Sejauh ini belum ada kendala terkait penggunaan aplikasi siskeudes, Disisi lain kami sedang berkomunikasi dengan BPKP selaku pembina inspektorat di daerah. Dan, nereka juga menyambut baik dan siap menurunkan tim untuk membantu membackup aplikasi berbasis digital ini di Basel,” pungkasnya. (Ang)