Gunakan ice pack pada area yang cedera untuk meredakan pembengkakan, pendarahan, dan peradangan. ​​Penggunaan ice pack (es batu) dapat mengurangi rasa sakit dan mempercepat proses pemulihan.

3. Compression: membalut area cedera dengan tepat

Balut area yang terluka dengan perban medis untuk mencegah pembengkakan. Pastikan perban tidak terlalu kencang agar sirkulasi darah tetap lancar.

Lalu apabila permukaan kulit yang dibalut terasa kebas, kesemutan, dingin, atau membiru, segera longgarkan perban. Apabila gejala-gejala tersebut masih berlangsung, segera cari bantuan medis untuk menangani cedera kamu.

4. Elevation: meninggikan posisi tubuh

Meninggikan posisi tubuh yang cedera dapat mengurangi tekanan pada pembuluh darah lokal, mencegah pendarahan, dan menghindari komplikasi lebih lanjut.

Baca Juga  Ditunjuk Sebagai Calon Gubernur BI, Ternyata Perry Warjiyo Sempat Berada Posisi Penting di IMF

Penanganan Cedera Lainnya dan Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter

Selain metode RICE, terdapat beberapa pilihan penanganan cedera tergantung pada kondisinya. Jika cedera lebih parah atau metode RICE tidak efektif, segera konsultasikan dengan dokter.

Opsi penanganan medis melibatkan;

●Pemberian obat antiinflamasi non-steroid (NSAIDs),
●Pemasangan gips,
●Jahitan luka, atau bahkan
●Operasi.

Setelah penanganan medis, periksa secara berkala dan ikuti panduan dokter untuk memastikan pemulihan yang optimal sebelum kembali berolahraga.(***)