Awas Ini 6 Bahayanya Merokok Setelah Olahraga
4. Gangguan Fungsi Otak
Merokok setelah berolahraga juga dapat meningkatkan kadar karbon monoksida di dalam aliran darah. Perlu diketahui, karbon monoksida merupakan gas beracun yang dapat menyebabkan gangguan fungsi otak. Gas beracun ini bisa mengganggu kinerja visual, menghambat penalaran kognitif, serta memengaruhi keterampilan motorik.
5. Memicu Stres Oksidatif secara Berlebihan
Pada dasarnya, olahraga dan merokok sama-sama dapat memicu stres oksidatif. Stres oksidatif merupakan kondisi ketika terdapat ketidakseimbangan radikal bebas dan antioksidan di dalam tubuh. Perlu diketahui bahwa keberadaan stres oksidatif ini merupakan kondisi yang normal jika berada dalam batas wajar.
Namun, kebiasaan merokok setelah berolahraga dapat menyebabkan terjadinya peningkatan stres oksidatif secara berlebihan, yang mana hal ini bisa memicu terjadinya berbagai masalah kesehatan, seperti peradangan kronis, penyakit neurodegeneratif, penuaan dini, hingga meningkatkan risiko kanker.
6. Gangguan Kardiovaskular
Dilansir dari The Korean Journal of Sports Medicine, kebiasaan merokok dapat menghambat proses pemulihan detak jantung serta meningkatkan rate-pressure product (RPP) setelah berolahraga.
Rate-pressure product merupakan parameter yang digunakan untuk menilai kebutuhan oksigen pada jantung selama beraktivitas. Kondisi tersebut diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi serta penyakit jantung.
Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa olahraga sendiri dapat mengoptimalkan fungsi pembuluh darah serta mengurangi kekakuan pembuluh darah arteri. Namun, kebiasaan merokok setelah olahraga justru dapat menghambat hal ini.
Demikian penjelasan mengenai berbagai bahaya merokok setelah olahraga yang penting untuk diwaspadai. Pada dasarnya, merokok sendiri merupakan gaya hidup tidak sehat yang perlu segera dihentikan agar tidak menimbulkan berbagai masalah kesehatan.(Dilansir dari Siloamhospitals.com)
