Realisasi pada bulan Desember 2023 yang lalu mencatat perlambatan ekspor secara mtm maupun yoy yang dipengaruhi oleh rendahnya harga timah dunia dan turunnya volume ekspor CPO ke negara-negara utama seperti China dan Belanda.

“Selain itu, perlambatan kinerja ekspor pada Desember 2023 ini juga dipengaruhi oleh telah terpenuhinya kuota ekspor komoditas non migas di penghujung tahun 2023,” kata Edih.

Ia menambahkan, selaras dengan kinerja ekspor, realisasi impor di regional Bangka Belitung pada Desember 2023 juga mengalami penurunan secara mtm maupun yoy karena importasi bulan Desember 2023 hanya bersumber dari aspal, berbeda pada periode yang sama tahun sebelumnya yang terdapat impor barang modal berupa mesin dan sparepart elektronik di wilayah Tanjung Pandan.

Baca Juga  Satgas Pangan Polda Babel Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Berikut Daftar Harga Bapok

“Meskipun di tengah perlambatan kinerja eskpor dan impor, kinerja neraca perdangangan Desember 2023 di Babel masih positif dan mencatat surplus sebesar USD153,82 miliar,” tutupnya.