“Maka dari itu kita manfaatkan pasar ini seoptimal mungkin, dan lebih profesional dalam pengelolaannya. Yuk, sama-sama kita sayangi tempat ini, mudah-mudahan bisa menuju pasar yang sehat,” ungkap Sukirman.

Dirinya mengungkapkan selain menjadi tempat perputaran ekonomi, pasar juga menjadi wahana interaksi sosial dan budaya masyarakat di daerah. Maka dari itu, pemdes setempat membuat Bank Sampah dan menggandeng para pemuda dalam pengelolaan sampah.

“Siapa dari mereka (pemuda) yang mau aktif, maka silahkan diajak berpartisipasi dalam membangun daerah kita tercinta ini. Karena melalui pasar ini, kita juga bisa memperhatikan bagaimana kualitas tatanan kemasyarakatan kita,” imbuhnya.

“Harapannya, manfaatkan fasilitas yang sudah dibangun, tahun ini sebagai informasi, kita juga akan membangun dan meningkatkan infrastruktur jalan kita, tepatnya jalan dari Ranggi Asam sampai Kelapa,” tutup Sukirman.

Baca Juga  Pencarian Hari Kedua, Pekerja TI Selam di Penganak Belum Ditemukan