Rekan korban yang menyadari bahwa korban tidak lagi berada di kapal berusaha melakukan pencarian terhadap korban dengan menelusuri kembali ke arah rute pergerakan kapal sebelumnya, namun korban hingga sore hari tidak ditemukan.

Pemilik kapal kemudian meneruskan informasi tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, I Made Oka Astawa mengatakan proses pencarian yang mulai memasuki hari kedua dilakukan semaksimal dan seoptimal mungkin dalam menemukan korban ABK KM Laila yang sebelumnya terjatuh dari Kapal.

“Tim kita diberangkatkan sejak Subuh tadi mengingat LKP yang cukup jauh dari Pos SAR. Semoga semua unsur yang terlibat dalam membantu pencarian terhadap korban, tidak menghadapi kendala apapun mengingat cuaca yang saat ini terjadi kurang bersahabat,” tutur Oka.(**)

Baca Juga  Junhien Ditemukan Mengapung, Ada Bekas Terkaman Buaya di Kepala dan Punggung