“Terlihat jelas bahwa antusias masyarakat sangat tinggi, dikarenakan memang ada perbedaan harga yang ditawarkan, khususnya beras yang coba kita berikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dia menambahkan program ini akan terus pihaknya upayakan, termasuk menggerakan tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan 3 OPD, disperindagkopUKM, dinas pertanian dan ketahanan pangan, serta dinsos PMD untuk terus berupaya mengeluarkan programnya kepada masyarakat,” ujarnya.

“Terutama program yang berkaitan dengan pergerakan ekonomi. Ini bentuk nyatanya, bahwa setiap hari ketiga OPD ini bergantian melakukan kegiatan sebagai langkah membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” sambungnya.

Sementara, salah satu warga Trubus, Nunung (45) merasa sangat bersyukur adanya program pasar murah. Ia berharap, kegiatan serupa bisa rutin diadakan, apalagi menjelang hari raya seperti Imlek dan lainnya.

Baca Juga  Momentum Iduladha, Algafry: Refleksi Diri agar Patuh kepada Orangtua

“Lumayan untuk membantu masyarakat, tadi saya beli beras, gandum dan gula, di mana harganya memang lebih murah daripdada di toko. Kalau bisa diadakan lagi, karena beras nambah bulan makin naik, apalagi sebentar lagi Imlek,” imbuhnya. (**)