YH menilai ada dugaan manipulasi dan rekayasa yang dibentuk kades sehingga terpilih istrinya dalam pemilihan tersebut.

Ia menganggap tak ada  perdes yang mengatur pemilihan tersebut. Sehingga banyak warga yangg di luar RT 03 ikut memilih. “Kami mohon keadilannya,”pinta YH mewakili warga.

Terkait protes tentang pemilihan Ketua RT yang dinilai tidak transparan, Kades Merawang sempat mengatakan akan menggelar pemilihan ulang Ketua RT.

Hanya saja janji tersebut tidak juga direalisasikan, sehingga warga yang memprotes prosesi pemilihan ketua RT pertama merasa kecewa.

“Kemarin sudah diungkapkan Kades Merawang akan ada pemilihan ulang. Hanya saja sampai hari ini tidak ada realisasinya,” kritik YH.

YH mengatakan sebagian warga tak ingin lagi dipimpin oleh Ketua RT sebagai mucikari sebuah wisma di eks lokalisasi Sambung Giri.

Baca Juga  Remaja 17 Tahun Asal Palembang Dipaksa Jadi PSK di Sambung Giri Merawang, Modus Dijerat Utang

“Kami gak mau lagi dipimpin seorang Mucikari. Kalo dulu suaminya. Sekarang istrinya. Sama saja ujungnya kan tidak ada perubahan,” ketusnya.

Kades Merawang, Peter dikonfirmasi via ponselnya belum memberikan tanggapan terkait prosedur pemilihan Ketua RT.