Sementara, usai ditutup oleh Pemerintah Kabupaten Bangka pada tahun 2007 silam kawasan lokalisasi prostitusi eks lokalisasi Sambung Giri ini sepertinya tak padam asap.

Malahan sebagian masyarakat tidak pernah tahu, Pemerintah Kabupaten Bangka sudah melakukan tindakan tegas untuk menutup kawasan yang menjajakan jasa para pekerja seks komersial ini.

“Saya dulu setiap hari kesitu untuk menagih cicilan kredit barang. Malah saya baru tau kalau pernah ditutup. Karena setiap ke situ (Sambung Giri-red) masih ada wisma wisma yang buka,” kata Rizky warga Sungailiat. (**)

Baca Juga  Harga Cabai Rawit di Sungailiat Makin Pedas, Tembus Rp110 Ribu Per Kilogram