Bupati dan Forkopimda Pantau Fogging di Kampung Nelayan, Riza Imbau Warga Lakukan 3 M Plus
“Foging ini sebagai langkah awal mencegah sebaran terhadap DBD yang di akibatkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Tentunya, ini sebagai langkah mencegah sebaran DBD yang di khawatirkan akan meluas, mengingat wilayah pesisir sangat rawan akan DBD tersebut,” katanya.
Ia mengakui, bahwa saat ini peningkatan DBD memang sangat signifikan yakni 47 kasus, padahal baru 2 bulan saja, tentunya ini menjadi perhatian khusus bagi Pemda serta OPD terkait. Tak hanya itu, fogging dilakukan untuk wilayah itu dengan jarak sekitar 100 meter dari penyebarannya agar nyamuk tersebut mati.
“Dengan fogging juga, sebenarnya tidak terlalu efektif karena hanya membunuh indukan nyamuknya saja. Jadi masyarakat juga harus melakukan 3 M plus yakni, mengubur barang bekas, menguras bak penampungan air dan mengubur barang bekas. Untuk plusnya, hindari gigitan nyamuk, tidur menggunakan kelambu, dan menyalakan obat nyamuk.ketika tidur atau memakai lottion anti nyamuk,” tutupnya.
