“Kita bersyukur bisa bersilahturahmi ke Bangka Tengah dan sudah membawa banyak list pertanyaan, semoga bisa direspon baik dan kita diskusikan bersama,” ujar Ridwan.

“Tentu, ilmu yang kita dapat akan menjadi oleh-oleh untuk dibawa ke Bangka Barat, apalagi kami bawa banyak pasukan, sekitar 45 orang,” tuturnya.

Dia menambahkan, kedatangan pihaknya semata-mata ingin belajar terkait masalah retribusi.

“Kami ingin meyakinkan, apakah yang kami lakukan sudah benar atau belum, jika ada yang belum kami terapkan dan itu lebih bagus, kami izin untuk meniru dan menerapkannya di Bangka Barat,” ujarnya.

“Semoga semua pertanyaan bisa direspin dan didiskusikan, sehingga perjalanan yang jauh dari Bangka Barat menghasilkan kebermanfaatan luar biasa,” imbuhnya. (**)

Baca Juga  Libatkan 300 Anak se-Bateng, YAI Babel Gelar Yatim Fest 2025, Bupati Algafry: Ini Luar Biasa!