Peristiwa itu terjadi pada Senin (30/1/2024) sekitar pukul 08.00 WIB. Korban kini dilarikan ke rumah sakit umum daerah Bangka Selatan.

Keluarga korban mengatakan saat itu korban sedang mencari udang sungkur atau udang bahan baku terasi bersama keponakan korban.

“Korban pergi nyungkur dua orang dengan sepupu korban, tapi saat kejadian sepupu korban belum turun nyungkur,” kata Putra, cucu korban.

Tiba-tiba korban berteriak minta tolong. Menurut Putra, kakeknya itu sempat melawan serangan binatang reptil tersebut.

“Lumayan lama kakek kami gelut (berkelahi-red) dengan buaya itu sebelum ditolong sepupunya,” ungkap Putra.

Korban mengalami luka sobek serius di bagian paha atas dan kini tengah dirawat intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Basel. (**)

Baca Juga  Kisah Agung, Buaya Jinak di Kawasan Tambang Timah Dusun Tutut Penyamun