BEAUTY, TIMELINES.ID– Telur merupakan bahan alami yang memiliki ragam manfaat untuk kesehatan. Rasanya pun lezat, dan dapat diolah dengan cara digoreng, direbus ataupun dikonsumsi mentah-mentah.

Belakangan, telur juga dimanfaatkan untuk kecantikan, yakni dengan menggunakan putihnya sebagai masker. Selain bahannya yang murah dan mudah didapat, masker putih telur juga dianggap dapat mengatasi segala problematika kulit.

Masalah yang dapat teratasi antara lain jerawat, kulit kusam hingga kulit kering. Namun demikian, ternyata masker ini bisa menimbulkan bahaya tersendiri terhadap kulit, lho!

1. Alergi dan Iritasi Kulit

Efek samping masker putih telur untuk wajah adalah dapat menyebabkan alergi. Bagi pemilik kulit wajah normal, penggunaan masker alami ini mungkin cenderung aman.

Baca Juga  Pemerintah Dinilai Tidak Cermat Antispasi Tuntutan China Soal APBN Jadi Jaminan KCJB

Namun, reaksinya akan berbeda bagi pemilik masalah kulit tertentu atau jenis kulit wajah sensitif, terutama orang yang memiliki alergi terhadap telur.

Alergi terhadap telur tidak hanya sekadar tidak boleh makan telur, tetapi juga tidak disarankan untuk menggunakan masker wajah dari putih telur. Hal ini dapat menimbulkan sejumlah gejala, seperti kulit gatal, biduran, muncul ruam, dan sesak napas sesaat setelah mengoleskan masker putih telur ke wajah.

Selain reaksi alergi, masker putih telur juga dapat menimbulkan iritasi pada kulit wajah, terutama jika digunakan setiap hari. Iritasi ini bisa terjadi pada siapa saja, sekalipun Anda tidak memiliki alergi maupun intoleransi telur.

Iritasi kulit akibat penggunaan masker putih telur dapat memunculkan beberapa gejala, seperti kemerahan, kulit gatal, dan munculnya benjolan kecil setelah mengoleskan masker putih telur ke wajah. Jika hal ini terjadi, sebaiknya segera bilas wajah sampai bersih.

Baca Juga  Mantan Sekda Babel Resmi Daftar Balon Gubernur ke Partai Nasdem

2. Gejala Intoleransi Telur

Efek samping masker putih telur untuk wajah berikutnya adalah menimbulkan gejala intoleransi telur, seperti peradangan dan rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.