Darlan merincikan, daerah penyumbang investasi terbesar di Babel yakni Bangka Barat dengan nilai investasi sebesar Rp2,150 triliun, kedua Bangka Rp1,897 triliun dan Kota Pangkalpinang Rp1,605 triliun.

“Penyumbang Investasi di Babel dari sektor pertambangan Rp1.952,7 T industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya Rp1.851,7 T, industri makanan Rp1.140,5 T tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan Rp962 Milyar perdagangan dan resparasi Rp879 Milyar,” katanya.

Baca Juga  Siasati Beras Mahal, Warga Pangkalpinang Ini Konsumsi Nasi Dicampur Ubi