Ia mengungkapkan, peserta yang mengikuti kegiatan dari berbagai kalangan usia.

“Bahkan, tahun lalu ada peserta yang usianya sudah 50 tahun dan mereka ini sangat antusias ketika melakukan pentas, jadi selain pelatihan, juga ada pentas seninya,” tuturnya.

Menurut Zainal, seni musik seperti dambus merupakan bagian dari kebudayaan daerah.

“Seni ini wajib kita lestarikan, agar terus berkembang dan menjadi ciri khas kita, serta kita harapkan agar para pelaku seni, khususnya di Bangka Tengah mampu mengasah segala potensi, agar seni budaya ini bisa menggairahkan untuk promosi daerah dan dapat menjadi nilai ekonomis di masyarakat,” tuturnya. (**)

Baca Juga  Banyak Lampu PJU di Kabupaten Bangka Rusak, Ini Tanggapan Dishub