“Gandum biasanya beli 10 sekarang 13, naik 2-3 ribu, sagu juga. kerupuk harga biasanya 95 ribu, sekarang merek Nuri paling murah modal 26, biasanya cuma 18 ribu untuk pecel. Cabai besar 1 ons 12 ribu dari sebelumnya 8 ribu, kalau cabai kecil 1 ons 14 ribu,” katanya.

“Kalau beras, karena saya jual lontong dari 1 ribu dijual 2 ribu, mau tidak mau. Kenaikan harga ini sudah sebulan terakhir untuk komoditi beras, minyak, gandum. Kalau cabai sama bawang baru seminggu naik,” ujar perempuan yang juga akrab disapa Mak Rini itu.

Ia menambahkan, kenaikan harga pada beberapa komoditas tadi, disebabkan karena harga modal juga naik di tingkat distributor dari Pangkalpinang. Oleh karena itu, dia dan pedagang lainnya juga mau tidak mau menaikan harga jual meski konsumen sepi saat ini.

Baca Juga  Karimun dan Beat Terlibat Lakalantas di Desa Berang, Satu Orang Dikabarkan Tewas

“Alasan distributor naik karena di Kota Pangkalpinang naik, jadi mau tidak mau datang ke Mentok barang naik, harapan turunkan harga mana orang beli juga sepi, stabil harga seperti kemarin. Duit sekarang 3 juta sedikit, kalau dulu modal segitu, penuh barang,” jelasnya. (**)