436 Siswa SMP di Bangka Tengah Putus Sekolah, Begini Langkah Dinas Pendidikan
“Mereka yang tidak dapat melanjutkan ke SMP, masih bisa mendapatkan kesempatan untuk kembali melanjutkan pendidikan formalnya melalui program SMP terbuka,” terangnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Iskandar menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah membuka 6 SMP Negeri Terbuka yang nanti dapat memberikan pelayanan pada masyarakat di seluruh kecamatan.
Lebih lanjut, SMP Terbuka menginduk kepada SMP Negeri yang nantinya akan memberikan pelayanan pendidikan setara dengan siswa/i reguler, dengan sebaran sebagai berikut : (1). SMP Negeri Terbuka Lubukbesar menginduk di SMP Negeri 2 Lubukbesar, (2). SMP Negeri Terbuka Koba menginduk di SMP Negeri 2 Koba, (3). SMP Negeri Terbuka Namang menginduk di SMP Negeri 1 Namang, (4). SMP Negeri Terbuka Pangkalanbaru menginduk di SMP Negeri 1 Pangkalanbaru, (5). SMP Negeri Terbuka Simpangkatis menginduk di SMP Negeri 1 Simpangkatis dan (6). SMP Negeri Terbuka Sungaiselan menginduk di SMP Negeri 7 SATAP Sungaiselan.
Iskandar menambahkan, bahwa untuk mengembalikan siswa/i putus sekolah ke SMP Negeri Terbuka, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah telah membentuk Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Anak Putus Sekolah yang secara terstruktur.
“Satgas ini melibatkan organisasi perangkat daerah, camat dan kepala desa dengan harapan dapat merangkul anak-anak usia 13-18 tahun untuk kembali bersekolah,” terangnya.
“Selain itu juga akan disiapkan bantuan peralatan pendidikan dari Bupati Bangka Tengah berupa seragam sekolah, buku tulis dan alat tulis bagi seluruh siswa/i,” sambungnya.
Kata Iskandar, Pendaftaran Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2024/2025 akan dibuka pada 11 Maret s.d 30 Juni 2024.
“Bisa daftar melalui Aplikasi SEPERADIK atau dapat juga langsung mendaftar ke SMP Negeri Terbuka,” imbuhnya.
