Ratusan Masyarakat Tionghoa Mentok Meriahkan Perayaan Cap Go Meh
Juru Pelihara dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Babar itu menambahkan, acara Cap Go Meh ialah event adat yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Sebagai salah satu rangkaian kegiatan penutup perayaan bulan Imlek Tahun 2024.
“Karena bertepatan pada hari ini adalah tanggal 15 sehingga besok tidak ada lagi kegiatan perayaan Imlek makanya dinamakan cap gomeh. Selain itu untuk penutup kegiatan cap gomeh ada lagi ditutup ketua sama pengurus-pengurus kelenteng,” tambah Paularita.
“Jadi ritual sembahyang memberi tahu atas syukuran yang telah dilaksanakan. Kembali ke barongsai, kita tampilkan tiga saja karena terkendala ada anak masih sekolah dan dalam komunitas ini anak didik saya beragam agama. Ada Konghucu, Islam, Katolik dan lainnya,” jelasnya.
Sekadar diketahui, perayaan Cap Go Meh sendiri dipercaya sebagai upacara tolak bala. Artinya, di momen ini, masyarakat melakukan berbagai cara untuk mengusir roh-roh jahat. Cap Go Meh juga biasanya digelar dengan meriah
