“Tingkat konsumsi dari Rp773.509 menjadi Rp814.969 dan pengeluaran rumah tangga di Bangka Tengah pada tahun 2022 sebesar Rp1.513.912 menjadi Rp1.570.713 per kapita per bulan ditahun 2023 atau mengalami peningkatan sebesar 3,75 persen,” terangnya.

“Hal ini disebabkan adanya peningkatan pengeluaran rumah tangga pada kelompok komoditas non makanan dari 42,22 persen di tahun 2022 menjadi 44,74 persen,” sambungnya.

Lebih lanjut, garis kemiskinan Bangka Tengah juga relatif lebih tinggi dibandingkan 3 Kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Yakni, Kabupaten Bangka, Bangka Barat dan Bangka Selatan yang berada pada angka Rp670.000-Rp690.000,” jelasnya.

Kata Joko, pada periode survey (Maret 2023), sedang terjadi fenomena kelesuan ekonomi, dimana inflasi meningkat, beberapa harga komoditas menurun.

Baca Juga  Jika Ada Alat Bukti: Yopi Bun dan Hendra Jambi Bisa Jadi Tersangka

“Seperti timah (karena adanya razia), harga sawit yang cukup berfluktuasi serta cuaca yang tidak bagus menyebabkan nelayan tidak dapat melaut,” ujarnya.

“Tentu, kita akan melakukan upaya agar garis kemiskinan di Bangka Tengah kembali menurun,” imbuhnya.