BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID– Badan Pusat Statitstik (BPS) mencatat angka kemiskinan di Kabupaten Bangka Tengah sebesar 5,29 persen pada tahun 2023, meningkat jika dibandingkan tahun 2022 sebesar 4,86 persen.

Bappelitbangda Bateng menganalisis penyebab naiknya kemiskinan salah satunya karena fenomena kelesuan ekonomi, dimana inflasi meningkat, turunnya harga komoditas timah, fluktuasi harga sawit serta faktor cuaca yang menyebabkan nelayan tidak dapat melaut.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan masalah kemiskinan memang menjadi perhatian khusus pemerintah daerah.

“Ada beberapa hal yang akan segera dilakukan oleh Pemerintah Bangka Tengah antara lain memastikan kembali pensasaran penerima bantuan kepada masyarakat diutamakan kelompok desil 1-4,” ujar Algafry, Selasa (27/2/2024).

Baca Juga  Lestarikan Permainan Tradisional Masyarakat Melayu Kundur, PT Timah Tbk Dukung Perlombaan Jong Sampan