Pelatih asal Malang ini juga menyayangkan keputusan Keven Aleman yang melakukan tekel di kotak penalti, sehingga berbuah gol Hugo Gomes yang menjadi penanda kebangkitan Madura United.

“Jujur saja mengalahkan yang pertama karena Keven mengambil keputusan yang salah di kotak penalti, di pertemuan pun saya sampaikan jangan ambil pekanggaran di kotak penalti. Oke menurut dia tidak melanggar, tapi keputusan wasit adalah pelanggaran, wasit lebih tahu, wasit lebih berkuasa memutuskan,” jelasnya.

Aji juga menegaskan dirinya sudah benar-benar mewanti-wanti para pemain, untuk antisipasi tentang apa yang akan terjadi pada babak kedua.

“Sebenarnya ketika kami sudah unggul 2-0 sudah antisipasi kira-kira apa yang terjadi sudah saya sampaikan, kalau seperti itu sudah saya sampaikan semua, masa pelatih yang salah, kecuali kalau mereka tidak saya kasih tahu babak kedua mereka akan menekan, itu sudah saya antisipasi. Kembali lagi saya tidak mungkin berteriak di lapangan, jadi yang jelas di setengah main sudah sampaikan seperti itu,” beber Aji.(Dilansir dari Ligaindonesiabaru.com)

Baca Juga  Gol Ke Gawang Persija Jakarta Membuat Puasa Gol Matheus Pato Terhenti