Erwin menambahkan, sebelumnya wisatawan tidak dipungut bayaran sama sekali untuk masuk ke Pulau Ketawai.

“Paling wisatawan cuma bayar BAB di toilet dan sewa gazebo, bayar 15 ribu ini sudah sekitar 10 bulanan, mungkin sudah sekitar 1500 karcis terjual,” katanya.

Menurut Erwin, tidak masalah jika ada biaya masuk, akan tetapi disesuaikan juga dengan wisata lainnya, jangan terlalu mahal.

“Wisatawan mau ke sini juga nyeberang pakai kapal dan itu bayar, terus mau masuk juga bayar Rp15.000 per orang, belum sewa gazebo dan pemakaian toilet,” ujarnya.

“Sedangkan Pasir Padi yang berfasilitas lengkap saja, cuma kena biaya Rp2.000 untuk pengendara motor dan Rp4.000 pengendara mobil, itu juga cuma biaya kendaraan. Kalau mau dikenakan biaya masuk, tapi harus sesuailah, coba bandingkan dengan Pantai Pasir Padi cuma Rp2.000 hingga Rp4.000 per kendaraan,” sambungnya.

Baca Juga  Ditjen Imigrasi Temukan 202 WNA Pekerja KIP dan Mitra Perusahaan Pertambangan dalam Operasi Wirawaspada

Menurut Erwin, Pantai Pasir Padi yang memiliki fasilitas lengkap dan akses yang mudah saja, tidak perlu nyeberang laut cukup bayar Rp2.000 hingga Rp4.000 per kendaraan.

“Harapan saya, agar PT Ketawai Indah Resort bersama Pemerintah Desa Kurau bisa mempertimbangkan lagi tarif tiket masuk tersebut,” imbuhnya. (**)