“Ini sudah kita susun sejak tahun lalu di dalam menekan inflasi bahan pokok, tahun ini mulai dilaksanakan, kita akan subsidi kendaraan yang membawa bahan pokok ke Babar. Tapi sistemnya akan kita susun lagi agar tidak terjadi kekeliruan dan persoalan,” ujarnya.

“Nanti itu masuk perantara tak terduga, ada, nanti disarankan oleh pemerintah khusus untuk memberikan (biaya subsidi) transportasi yang membawa bahan pokok penting. Harapan kami, ini berdampak positif dan masyarakat tak sulit lagi dengan bahan pokok,” ujarnya.

Sukirman harap, dengan kondisi barang pokok dan sembako yang melambung tinggi saat ini membuat masyarakat juga bersama-sama membantu pemerintah daerah. Agar keresahan ini tidak terjadi di kemudian hari dengan memanfaatkan lahan yang kosong.

Baca Juga  Curi Motor saat Korban Berwisata, Pria di Mentok Digelandang ke Kantor Polisi

“Kalau bisa, lahan-lahan kosong di kita itu dimanfaatkan dengan benar, baik itu di pekarangan rumah, kebun kalau ada untuk menanam bahan-bahan pokok atau bumbu dapur yang sangat penting. Paling tidak, ketika kondisinya seperti ini, ada sedikit cadangan dari masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sendiri,” harapnya. (**)