Oleh karena itu, ia meminta KPU Babar agar memberikan klarifikasi untuk mencegah masing-masing parpol membuat asumsi yang tidak-tidak. Sebab, dari foto yang ia pegang, bukti aksi pembukaan gudang surat suara itu ada seseorang yang masuk ke dalam.

“Jadi sebelum kita mulai pleno rekap di tingkat kabupaten, kita selesaikan dan klarifikasi dulu. Saya ada pegang foto buktinya, dimulai dari jam setengah sembilan malam, masuk ke gudang itu dan selesai sekira pukul sepuluh kurang,” tambah Deddy.

Ia menambahkan, tentu dalam hal ini ia tidak sendirian. Ia yakin seluruh parpol juga mempertanyakan hal yang sama dan membutuhkan klarifikasi sehingga setelah dilaksanakan pleno rekapitulasi tidak ada lagi asumsi yang tidak baik kepada penyelenggara pemilu.

Baca Juga  Liga Nusantara 2024 Zona Sumatera Mulai Digelar di GOR Sejiran Setason

“Saya rasa dari KPU dulu bisa memberi klarifikasi dan jajaran karena kita tahu dalam kegiatan itu ada dari staf bawaslu dan PPK tetapi kami dari parpol tidak pernah disampaikan, tidak diminta jadi saksi dalam kegiatan itu. Itu saja dari saya, terima kasih,” jelas dia.