Kemudian ada juga beberapa komoditas pangan lainnya yang mengalami kenaikan seperti telur ayam, gula pasir, cabai rawit dan cabai keriting.

Kendati demikian, pihaknya terus berupaya mengintervensi harga bahan pokok agar tidak merokok tajam saat memasuki bulan suci ramadhan dengan cara menggelar operasi pasar murah secara rutin.

“Operasi pasar murah dirasa cukup efektif untuk menekan harga agar tidak terus merangkak naik. Kalau bisa operasi pasar murah ini diadakan secara rutin seminggu sekali atau dua minggu sekali,” sebutnya.

Dia berharap operasi pasar murah dari pemerintah daerah dapat membantu kebutuhan masyarakat karena harga yang dijual terbilang murah dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

Baca Juga  Embat Motor Penambang, Warga Toboali Dibekuk Satreskrim Polres Bangka Selatan