“Program prioritas kita yakni perikanan tangkap yang meliputi produksi tangkap dan nilai tukar nelayan, perikanan budidaya meliputi produksi budidaya, peningkatan benih ikan dan ikan hias serta nilai tukar pembudidaya serta pengelolaan dan pemasaran hasil yang juga melibat UMKM tentunya,” terangnya.

“Kami juga sangat menekankan sinergisitas antara pemerintah daerah, provinsi serta pusat dalam rancangan rencana kerja kami,” sambungnya.

Ia berharap, pemerintah pusat dan provinsi dapat membantu Dinas Perikanan Bangka Tengah dalam mengembangkan masyarakat nelayan dan menumbuhkan makro ekonomi di Bangka Tengah lewat sinergisitas bersama.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perikanan Bangka Tengah, Mahdi menjelaskan, forum ini dilaksanakan untuk menambah ketajaman kinerja Dinas Perikanan.

Baca Juga  5 Formasi CPNS di Bangka Tengah Tidak Ada Pelamar

“Maksud diselenggarakannya forum ini adalah untuk memperoleh masukan dalam rangka penajaman target kinerja sasaran, program dan kegiatan, lokasi dan kelompok sasaran dalam Rancangan rencana ketja Dinas Perikanan tahun 2025,” jelasnya.

Mahdi melanjutkan, forum ini juga dilaksanakan untuk menyelaraskan program kerja antar dinas perikanan dan stake holder, mempertajam indikator penilaian dan penyesuaian pendanaan,” ungkapnya.

“Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan Forum Perangkat Daerah ini adalah terwujudnya Rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Tahun 2025 berdasarkan hasil Forum Perangkat Daerah,” tandasnya. (**)