“Kemudian, ini didukung juga pengurus masjid. Yang dimulai pada Tahun 2014 awal sebutan 3000 Culok. Kami dari pemerintah daerah menyambut baik dengan adanya tradisi ini, karena tradisi seperti ini mengandung nilai positif,” sambung Muhammad Ali.

Pihaknya menilai, adanya kekompakan dan kerja sama yang baik antara masyarakat sehingga setiap tahunnya acara ini dapat terselenggara dengan baik. Selain itu, acara yang telah menjadi agenda rutin tahunan dapat mendukung dunia pariwisata daerah.

“Kami harap tahun ini kekompakan dan kerja sama tetap tercipta mendukung kegiatan ini. Sebab selain mendukung dunia pariwisata yang bisa dinikmati masyarakat luar daerah, ini berimbas tidak hanya wisata budaya saja tetapi juga sektor lain untuk masyarakat itu sendiri,” jelasnya.

Baca Juga  Gawat! Tak Satupun Parpol Sampaikan Pemberitahuan Pasang APK di Bangka Barat