“Yang menjadi primadona Jabodetabek menggunakan tol kalau aman lancar inysaallah di arteri lancar. Dari survei kemarin jalan tol sendiri masih ada beberapa hambatan,” tuturnya.

Kemudian, Aan juga menyebut rest area juga masih menjadi trouble spot. Dia mengaku pihaknya bersama stakeholder terkait tengah berupaya untuk mengelolanya.

“Ketika puncak mudik, arus kendaraan sekitar 2 juta di jalan tol semua masuk rest area. Kita melakukan pengaturan, seringkali yang kita lakukan belum bisa menjadi solusi untuk penanganan rest area,” terangnya.

Selanjutnya, Aan juga mengatakan jalan arteri juga menjadi perhatian bersama. Pasalnya, jalan tidak bertambah dan berkurang sementara volume kendaraan terus naik tiap tahunnya.

“Arteri silakan memetakan trouble spot yang mungkin timbul. Tasik-Garut (Limbangan) enggak bisa diapa-apain, karena jalannya segitu saja. Jalur alternatif disiapkan tidak menjadi prioritas, kita maksimalkan mengelola di jalur utama,” tukasnya. (**)

Baca Juga  Korlantas Polri Matangkan Pengamanan Pelaksanaan KTT Asean ke 42 di Labuan Bajo