8 Ton Beras Ludes Terjual hanya dalam 1 Jam Operasi Pasar di Laut Nek Aji Toboali
Ia mengatakan, operasi pangan murah kali ini seharusnya diprioritaskan untuk masyarakat di 3 kelurahan Toboali. Namun, pihaknya juga mendapati warga dari luar Toboali sehingga jatah yang semulanya perorang mendapat 10 kg dikurangi menjadi 5 kg.
“Jadi, jatah beras itu semulanya memang satu orang itu 10 Kg dan diprioritaskan undangan itu untuk masyarakat di 3 kelurahan Toboali, ternyata yang datang bukan hanya warga Toboali melainkan dari luar juga ada sehingga kami langsung mengurangi jatah dari 10 Kg menjadi 5 Kg ini dilakukan agar semuanya bisa kebagian,” ujarnya.
Kendati demikian, Risvandika menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat yang tidak kebagian beras pada operasi ini. Dirinya, juga memastikan akan kembali menggelar kegiatan serupa dengan jumlah beras yang lebih besar.
“Kami meminta maaf apabila masih ada masyarakat yang belum kebagian karena memang masyarakat membludak. Mungkin dalam waktu operasi pangan murah untuk beras ini akan kembali di gelar tetapi kita masih perlu berkoordinasi kembali dengan Bulog Babel terkait stok yang ada,” pungkasnya.
