“Acara ini kan sudah berjalan dengan lancar nih pak apa nih kesan dan pesan bapak terhadap kegiatan ini pak?”

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat agar tidak jauh-jauh mengurus administrasi ke kabupaten. Jadi intinya jemput bola, mempermudah pelayanan, persingkat jarak, memberikan administrasi, terus mengurangi cost rakyat, ” ucap Riza.

“Bagaimana cara Bapak mengembangkan kebijakan dan program yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah kabupaten Basel ini pak?”

“Ya misalnya di bidang UKM, UMKM itu kami libatkan setiap kegiatan even, bagaimana ekonomi itu bisa jalan. Nah itu kami libatkan dari partisipasi masyarakat setempat itu sehingga mereka ada di momen -momen ngisi kegiatan akbar yang ada di pemda, misalnya UMKM Fest nah itukan partisipasi seluruh stakeholder termasuk komunitas yang bisa berpartisipasi menambah ekonomi lewat kegiatan ringan seperti itu,” jawab Bupati Basel.

Baca Juga  Gule Kabung dan Aik Bakung, Bukti Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat

“Apa saja potensi yang dapat dikembangkan di Basel di sektor pariwisata pertanian dan sumber daya alam lainnya, Pak?”

“Kalau pariwisata itu prosesnya panjang tapi kita fokus dulu ke publik wajah kota, penanganan wajah-wajah kota biar orang-orang tertarik ke Basel. Terus lagi -lagi even tadi biar orang tertarik ke Basel. Untuk pertanian ini sendiri lumbung pangan Babel itu kan ada di Basel maka untuk bantu-bantuan alat pertanian pupuk kita lengkapi semua dan sudah banyak sebetulnya 33 pilihan dapat dari pusat terkait penanganan pertanian sumber daya manusia,” tutupnya.

Wawancara selama 15 menit bersama Bupati Basel berjalan dengan santai dipenuhi dengan canda tawa.

Baca Juga  Penulis dan Komikus Digital Basel Kolaborasi Terbitkan Buku Persahabatan Sejati di Batu Belimbing