“Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat ini, kita bergerak bersama Disperindagkop dan Dinsos, kalau di DPKP, kita ada bantuan dari Badan Pangan Nasional atau Bapanas, kemudian gerakan pangan murah,” sambungnya.

Dikatakan Dian, pihaknya mendapatkan 2 kali bantuan dari dana APBN dan 2 kali dari Pemprov Babel, sehingga ada 4 kali bantuan di tahun 2024.

“Kita juga akan berkoordinasi dengan Disperindagkop, jangan sampai berbentrokan jadwalnya, kemudian karena beras dan komoditas lain naik, maka kita juga akan menggerakan pasar tani kembali setiap minggu,” tuturnya.

Kata Dian, untuk gerakan pangan murah, sama saja seperti pasar biasa, tapi memang ada komoditi yang sangat dibutuhkan masyarakat seperti beras.

“Insyallah Maret di bulan Ramadan ini akan ada gerakan pangan murah, karena kebutuhan masyarakat meningkat di bulan Ramadan,” imbuhnya.

Baca Juga  Bawaslu Bateng Ingatkan Pendukung Paslon Debat Cabup dan Cawabup Patuhi Tata Tertib