Melawan Arema jadi Laga Krusial Persita Untuk Keluar Dari Ancaman Degradasi
“Pertandingan di kandang harus ambil poin penuh. Kami harus bermain dengan mental yang sederhana. Masuk lapangan dengan determinasi tinggi untuk mendapatkan tiga poin,” kata pelatih Persita, Divaldo Alves.
Dia menilai sudah ada kemajuan dari permainan tim asuhannya setelah laga terakhir lalu. “Pemain percaya diri karena dilihat dari permainannya banyak peluang gol. Tetapi ya itulah kesalahan individu yang terjadi. Tapi, kami tetap berjuang dan bekerja,” tambah Divaldo Alves.
Pelatih asal Portugal ini menekankan semua elemen tim Persita termasuk pelatih dan pemain harus lebih fokus dan tegas dengan apa yang diinginkan dalam lapangan pertandingan.
Evaluasi dari laga sebelumnya saat Persita kalah 2-3 dari Madura United FC, masalah penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah tersendiri. “Kami memiliki tujuh peluang emas di laga lawan Madura United, tapi kami hanya mencetak dua gol. Jadi kita akan terus bertarung,” dia menjelaskan.
Dan yang pasti, Divaldo Alves semua pemain Persita dalam kondisi prima dan siap diturunkan melawan Arema FC yang saat ini sedang dalam penampilan terbaiknya.
Memang Persita wajib mewaspadai performa ekstra Arema FC. Singo Edan sejak ditangani pelatih Widodo C Putro, mampu meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang dalam empat laga terakhir.
Hanya memang kekuatan terkini Arema FC sedikit berkurang karena baru saja kehilangan striker asal Bolivia, Gilbert Álvarez yang memutuskan mundur dari klub dengan alasan ingin dekat dengan keluarga.(Dilansir dari Ligaindonesiabaru.com)
