Bram yang kala itu dikonfirmasi pada Kamis (14/3/2024) siang mengakui bahwa ia dan rekan penambang lainya bekerja pada malam hari. Lebih lanjut dirinya mengatakan sebanyak 20 kilogram pasir timah hasil pekerjaan malam tadi telah diamankan petugas.

“Kerja malam bang kami itu, kami baru mulai malam tadi sekitar jam 11 malam, baru 20 kilogram yang didapat tapi langsung diamankan untuk barang bukti,” pungkasnya.

Terkait penangkapan ini, Pengawas Tambang (Wastam) PT Timah Tbk, Firdaus coba dihubungi awak media untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait 11 penambang yang diamankan termasuk soal SPK yang dikeluarkan oleh PT Timah Tbk.

“Iya ini ku lagi ke Satpolairud bang, mau ketemu dengan Kepala Satuan (Kasat) Polairud bang,” ujar Firdaus saat dikonfirmasi via telepon, pada Kamis (14/3/2024) siang. (**)

Baca Juga  Festival Jerieng Pesisir 2024 Digelar di Pantai Keranji, Ini Rangkaian Kegiatannya