“Kami siap bersinergi sesuai arahan dari Ibu Ketua Umum Pembina Posyandu Pusat dan Provinsi. TP PKK kabupaten sendiri akan bergerak optimal bersama OPD terkait, PKK kecamatan dan desa untuk terus melakukan pembinaan dan pengawalan penyelenggaraan posyandu di wilayah Kabupaten Bangka Selatan. Kami juga akan mendorong langkah inovatif dan kolaboratif untuk bersama menuntaskan isu bidang kesehatan yang menjadi prioritas saat ini,” ujarnya.

Elizia menambahkan, sebagai bagian dari program pemerintah, optimalisasi kinerja posyandu memang memiliki peran yang semakin strategis saat ini. Isu gizi dan stunting menjadi prioritas yang harus dituntaskan sekaligus membutuhkan kolaborasi semua pihak dalam intervensi programnya.

“Keberadaan posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan lapangan berperan strategis dalam pemotretan kondisi kesehatan, utamanya kondisi gizi bayi dan balita. Artinya keaktifan kinerja posyandu berpengaruh besar dalam penuntasan permasalahan saat ini seperti gizi dan stunting,” tutupnya.

Baca Juga  Finalisasi RTRW 2024-2044 Disepakati, Ketua Pansus: Pulau Tujuh Jadi Isu Utama